Desa Temiang Kapuas Jadi Sorotan, Dugaan Penyelewengan Dana Desa Disebut Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah

Sintang, Aktualita.online – Dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) di Desa Temiang Kapuas, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, mulai menjadi sorotan publik. Sejumlah warga mempertanyakan pengelolaan anggaran desa yang diduga tidak direalisasikan sebagaimana tercantum dalam APBDes tahun 2024 dan 2025.

Warga menyoroti sikap oknum Kepala Desa berinisial TJ A Md yang dinilai telah mengabaikan amanah masyarakat. Padahal, Dana Desa sejatinya diperuntukkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan potensi ekonomi desa.

“Dana Desa itu untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi. Kami sangat kecewa jika benar program-program yang sudah dianggarkan ternyata tidak dilaksanakan,” ungkap salah seorang warga kepada media, Selasa (26/5/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sejumlah item kegiatan dalam APBDes yang diduga tidak direalisasikan. Pada tahun anggaran 2024, warga menyoroti kegiatan pembangunan rabat beton senilai Rp88 juta serta pembinaan adat sebesar Rp24 juta yang disebut tidak terlihat pelaksanaannya di lapangan.

Sementara pada tahun anggaran 2025, dugaan serupa kembali mencuat. Beberapa program yang dipertanyakan masyarakat di antaranya anggaran Karang Taruna sebesar Rp11 juta, program ketahanan pangan Rp11,7 juta, serta rehabilitasi sumur bor kantor desa senilai sekitar Rp42,8 juta.

Warga menduga sejumlah kegiatan tersebut hanya tercantum di dokumen APBDes, namun realisasinya tidak jelas. Jika terbukti, kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah.

“Masyarakat meminta aparat penegak hukum segera turun tangan agar persoalan ini terang-benderang dan ada kepastian hukum. Jangan sampai Dana Desa yang seharusnya membantu masyarakat justru diduga disalahgunakan,” tegas warga lainnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat Desa Temiang Kapuas yang berharap adanya audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana Desa di wilayah mereka.

Sementara itu, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada oknum kepala desa terkait dugaan tersebut dengan mendatangi kediamannya. Namun yang bersangkutan disebut tidak berada di tempat dan belum memberikan keterangan resmi hingga berita ini diterbitkan.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait demi menjaga keberimbangan informasi.

Tim Investigasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sorry ye ,,,,,