Sanggau, [29/4/2026] – Sejumlah warga di Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, dilaporkan mulai terjangkit penyakit Chikungunya dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, mengingat penyebarannya yang cukup cepat dan menyerang berbagai kalangan usia.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa warga mengeluhkan gejala seperti demam tinggi, nyeri sendi hebat, sakit kepala, serta munculnya ruam pada kulit. Sebagian penderita bahkan mengalami kesulitan beraktivitas akibat rasa nyeri yang cukup parah.
Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa kasus mulai bermunculan sejak beberapa hari terakhir dan terus bertambah. “Awalnya hanya satu dua orang, tapi sekarang sudah ada beberapa warga yang mengalami gejala serupa,” ujarnya.
Penyakit Chikungunya sendiri diketahui ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang juga merupakan vektor penyakit demam berdarah. Kondisi lingkungan yang memungkinkan berkembangnya jentik nyamuk, seperti genangan air, diduga menjadi salah satu faktor penyebab penyebaran penyakit ini.
Masyarakat berharap pihak terkait, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, segera turun tangan untuk melakukan penanganan cepat, seperti penyemprotan (fogging), pemeriksaan kesehatan warga, serta edukasi pencegahan agar wabah tidak semakin meluas.
Selain itu, warga juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan, menguras tempat penampungan air, menutup wadah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta mengubur barang bekas yang dapat menampung air hujan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Kesehatan terkait jumlah pasti warga yang terjangkit maupun langkah penanganan yang akan dilakukan. Situasi ini pun menjadi perhatian serius masyarakat setempat yang berharap adanya respons cepat guna mencegah penyebaran lebih luas.
Pewarta : Leni
Media : Aktualita.online
