SEKAYAM, Aktualita.online – Aksi sosial mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Balai Karangan III, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Selasa (25/8/2026).
Bukan hanya seremoni keagamaan, kegiatan tersebut diisi dengan Bazar Gratis untuk Umum yang menyasar masyarakat. Yang menarik, Ormas Pemuda Pancasila Kecamatan Sekayam bersama anak-anak Pramuka turun langsung ke tengah masyarakat untuk membantu kelancaran kegiatan dan pelayanan warga.
Kehadiran mereka menjadi perhatian karena para anggota tidak sekadar datang menghadiri kegiatan. Mereka ikut mengambil peran di lapangan, mulai dari membantu pengaturan situasi, mengarahkan masyarakat hingga membantu proses pembagian paket bazar.
Pesannya sederhana: datang bukan untuk mencari panggung, tetapi turun langsung membantu masyarakat.

Pemuda Pancasila dan Pramuka Bersatu dalam Aksi Sosial
Kolaborasi Pemuda Pancasila dan Pramuka memperlihatkan bahwa organisasi masyarakat dan generasi muda bisa mengambil peran positif ketika masyarakat membutuhkan.
Dengan seragam khas masing-masing, anggota Pemuda Pancasila dan Pramuka terlihat bekerja bersama di tengah aktivitas warga. Semangat gotong royong pun terasa dalam pelaksanaan bazar gratis tersebut.
Kegiatan ini digelar oleh Majelis Taklim pimpinan Ustaz Gunoto, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kepedulian sosial.
Selain bazar, agenda juga diisi kegiatan keagamaan berupa ngaji Fiqih, Tauhid dan Tasawuf, serta melibatkan UMKM Balai Karangan.
Dari Warga, Untuk Warga
Bazar gratis tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 12.30 WIB hingga selesai, berlokasi di Jalan Temenggung Gergaji, Balai Karangan III.
Kegiatan mendapat dukungan berbagai unsur, di antaranya Forkopimcam, Pemuda Pancasila, Pramuka, UMKM Balai Karangan serta elemen masyarakat lainnya.
Kehadiran mereka sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih hidup di tengah masyarakat Sekayam.
Di tengah berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, aksi sederhana seperti berbagi justru memiliki arti besar.
Bukan soal seberapa besar yang diberikan, tetapi seberapa nyata kepedulian itu dirasakan masyarakat.
Dan di Balai Karangan III, pesan tersebut ditunjukkan melalui aksi nyata:
“Bukan hanya hadir. Bukan hanya bicara. Tetapi turun langsung, melayani dan berbagi untuk masyarakat.”
Kegiatan sosial tersebut diharapkan menjadi pemantik agar semakin banyak organisasi, pemuda dan elemen masyarakat ikut bergerak dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Maulid bukan hanya tentang peringatan, tetapi juga tentang meneladani semangat kepedulian dan berbagi.
Pewarta : Jhoni
