Sanggau, Aktualita.online – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul kondisi cuaca panas yang masih melanda wilayah Kabupaten Sanggau.
Pelaksana Tugas (PLT) Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sanggau, Sigit Purnomo, mengatakan kondisi cuaca di wilayah Sanggau saat ini masih cukup panas dan berpotensi memasuki periode kemarau yang relatif panjang.
“Sekarang kondisi cuaca di Kabupaten Sanggau masih dalam kondisi panas, bahkan mungkin akan menjelang kemarau. Terjadinya kemarau cukup lumayan panjang,” ujar Sigit Purnomo.
Menurutnya, berdasarkan pemantauan dan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), telah terdeteksi sejumlah titik panas atau hotspot di Kabupaten Sanggau.
Wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi disebut berada di Kecamatan Meliau, disusul Kecamatan Kembayan dan Kecamatan Parindu.

Secara keseluruhan, BPBD Sanggau mencatat terdapat sekitar 1.340 titik panas yang terpantau di wilayah Kabupaten Sanggau. Titik panas tersebut berada pada kategori tingkat rendah hingga tinggi, namun secara umum kondisi saat ini masih berada dalam kategori sedang.
“Total hotspot adalah 1.340 titik panas yang berada di Kabupaten Sanggau dengan kategori tingkat rendah dan tingkat tinggi. Namun dalam hal ini masih berada tingkat sedang, belum berada tingkat tinggi,” jelasnya.
Sigit menambahkan, terdapat sejumlah titik yang masuk kategori tinggi, namun hingga saat ini belum seluruhnya dapat dipastikan secara detail kondisi di lapangan.
Masyarakat Diminta Tidak Sembarangan Membakar
Menghadapi kondisi cuaca panas dan meningkatnya jumlah titik panas, BPBD Sanggau mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan api.
Masyarakat yang melakukan pembakaran lahan maupun membakar sesuatu di sekitar lingkungan rumah diminta memastikan api benar-benar terkendali dan tidak berpotensi menjalar.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas, baik itu pembakaran lahan ataupun membakar apa saja di lingkungan rumah, harus berhati-hati karena kondisi cuaca,” tegas Sigit.
BPBD Sanggau mengingatkan bahwa kondisi cuaca panas dan kering dapat membuat api lebih mudah menyebar. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas.
BPBD juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayah masing-masing sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Pewarta : Leni
