Pemkab Sanggau Ikuti Video Conference Penetapan Status dan Penanganan Karhutla

SANGGAU, Aktualita.online — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Langkah tersebut dilakukan melalui video conference membahas penetapan status serta strategi penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Sanggau.

Video conference diikuti Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., S.H., Dandim Sanggau, Danyon TP 833/BD, perwakilan Kejaksaan melalui Kasi Intel, serta jajaran perangkat daerah dan instansi terkait.

Sejumlah unsur pemerintah daerah turut hadir, di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Hengki, Satpol PP, BPKAD, Diskominfo, Disbunak, Dinsos, serta unsur terkait lainnya.

Dalam forum tersebut disampaikan paparan mengenai kondisi Karhutla sekaligus langkah-langkah penanganan yang perlu dilakukan secara terpadu. Kesiapsiagaan seluruh unsur dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menekan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Koordinasi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, pemadaman, hingga penanganan pascakebakaran.

Pemkab Sanggau menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, termasuk memperkuat langkah pencegahan sejak dini serta memastikan koordinasi antarlembaga berjalan efektif.

Dengan keterlibatan seluruh unsur terkait, penanganan Karhutla di Kabupaten Sanggau diharapkan dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan terukur demi melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.

Keterangan foto:
Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena bersama Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., S.H., Dandim Sanggau dan jajaran Forkopimda mengikuti video conference terkait penetapan status dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Reporter : AR

Sorry ye ,,,,,