Antisipasi Karhutla dan Siaga El Nino, PT Prime Agri Resources Gelar Apel Siaga, Simulasi Penanggulangan Karhutla, dan Penanaman Pohon Bersama

Ketapang, Aktualita.online – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau serta mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat fenomena El Nino, PT Prime Agri Resources melalui anak usahanya, PT Lanang Agro Bersatu (LAB), menggelar Apel Siaga Karhutla, Simulasi Penanggulangan Karhutla, serta Penanaman Pohon Bersama di Lapangan Bukit Makmur Estate PT LAB, Desa Petai Patah, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 29 hingga 30 Juni 2026 tersebut, melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sebagai bentuk penguatan sinergi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Muspika Kecamatan Sandai yang terdiri dari perwakilan Kecamatan, Polsek, dan Koramil, UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Ketapang Utara, Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kecamatan Sandai, para kepala desa di wilayah binaan PT LAB, Regu Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarlahbun) PT LAB, serta Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) binaan perusahaan.

General Manager PT Lanang Agro Bersatu, Isransani, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Global Volunteer Week yang diinisiasi PT Prime Agri Resources Tbk bersama Posco Group dengan mengusung tema “Collaborative Action for Disaster Response Fire Prevention.”

Menurutnya, perusahaan memiliki komitmen kuat untuk berperan aktif dalam mitigasi bencana kebakaran hutan, lahan, dan kebun melalui kolaborasi lintas sektor.

“Karhutla tidak hanya berdampak terhadap kerusakan ekosistem, tetapi juga memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran sekaligus memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar,” ujar Isransani.

Ia menambahkan, memasuki puncak musim kemarau yang berpotensi diperparah oleh anomali iklim, risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan diperkirakan meningkat secara signifikan. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah, perusahaan, aparat, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan karhutla.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut juga disampaikan Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Ketapang Utara, Ya’ Suharnoto, S.T., M.T. Ia menilai kegiatan yang diinisiasi PT Lanang Agro Bersatu bersama UPT KPH Wilayah Ketapang Utara merupakan bentuk nyata kolaborasi dalam memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini menghadapi ancaman karhutla di Kabupaten Ketapang, khususnya di Kecamatan Sandai.

Menurutnya, apel siaga, simulasi penanganan karhutla, dan penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud komitmen bersama dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

“Pencegahan karhutla sejak dini merupakan contoh nyata sinergi penanggulangan bencana yang cepat, tanggap, dan terpadu. Kesiapsiagaan harus mencakup kesiapan personel pemadam, peralatan, logistik, sumber air, jalur mobilisasi, pos siaga, hingga sistem komando lapangan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa strategi paling efektif dalam pengendalian karhutla adalah memperkuat langkah-langkah preventif melalui deteksi dini, patroli terpadu, serta respons cepat sebelum api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

“Pencegahan harus menjadi prioritas utama karena memadamkan api yang sudah membesar jauh lebih sulit, membutuhkan biaya lebih besar, dan memiliki risiko yang lebih tinggi. Kami berharap kerja sama ini terus ditingkatkan dengan melibatkan seluruh pihak agar pengendalian karhutla semakin optimal, sehingga langit biru dan udara bersih di Kabupaten Ketapang dapat terus terjaga,” tutup Ya’ Suharnoto.

Melalui kegiatan ini, PT Prime Agri Resources bersama PT Lanang Agro Bersatu menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat budaya kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

Pewarta : A. Atin

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sorry ye ,,,,,