Sanggau, Aktualita.online [13/62026] – Setelah sukses menyelenggarakan rangkaian upacara adat dan perayaan Gawai Dayak dengan meriah, jajaran panitia pelaksana di Kampung Dusun Merau secara resmi dibubarkan. Acara pembubaran panitia ini berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan, dihadiri oleh tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat setempat.
Ketua Adat Kampung Dusun Merau, Pak Jamiat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah. Menurutnya, kesuksesan Gawai Dayak tahun ini merupakan bukti nyata dari lestarinya semangat gotong royong di Dusun Merau.

“Gawai Dayak bukan sekadar pesta ucapan syukur atas hasil panen, tetapi juga momentum kita mempererat tali persaudaraan. Saya sangat bangga melihat kerja keras panitia. Mari kita jaga terus adat istiadat dan kekompakan ini untuk kemajuan kampung kita,” ujar Pak Jamiat.
Senada dengan Ketua Adat, Ketua Pemuda Dusun Merau, Deri, juga memberikan acungan jempol atas dedikasi generasi muda yang mendominasi kepanitiaan tahun ini. Ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga warisan leluhur di era modern.
“Pemuda Dusun Merau telah membuktikan bahwa mereka tidak hanya peduli, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pelestarian budaya. Terima kasih atas solidaritasnya. Energi positif seperti ini harus terus kita bawa dalam kegiatan-kegiatan pemuda ke depan,” kata Pak Deri penuh semangat.
Selain agenda laporan pertanggung jawaban (LPJ) dari masing-masing seksi panitia yang dinyatakan diterima dengan baik, acara ini juga diisi dengan makan bersama sebagai bentuk syukur. Meski kepanitiaan secara struktural telah dibubarkan, semangat kebersamaan antarwarga Dusun Merau diharapkan tetap terjaga demi menyambut agenda-agenda kemasyarakatan berikutnya.
Tentang Gawai Dayak Dusun Merau:
Gawai Dayak Dusun Merau merupakan perayaan tahunan masyarakat adat Dayak setempat sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas berkah panen dan kesejahteraan, sekaligus menjadi wadah pelestarian seni, budaya, dan adat istiadat secara turun-temurun.
Pewarta : Jhoni
