SANGGAU, Aktualita.online – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Sanggau semakin menarik perhatian menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Sanggau.
Sejumlah tokoh penting Partai Golkar dan unsur pemerintahan terlihat berkumpul dalam Kopdar Pra-Musda Golkar Sanggau yang digelar di Cafe 180°C, Sanggau, Minggu (23 Agustus 2026).
Pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban. Namun, berkumpulnya sejumlah tokoh strategis dalam satu tempat, hanya sehari menjelang Musda, membuat pertemuan tersebut tak luput dari perhatian publik.
SEJUMLAH TOKOH DAN ANGGOTA DEWAN HADIR
Kopdar tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan kader penting Partai Golkar Sanggau maupun Kalimantan Barat.
Mereka di antaranya Fransiskus Ason, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau; Dr. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si.; Hendrykus Bambang, S.I.P.; Martin Luther; Timotius Yance, S.Kom., Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sanggau; serta Epifania Ratih Kumala Dewi.
Turut hadir Ichfany, S.T., Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, serta Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, S.Sos., M.H.
Kehadiran keluarga pimpinan kecamatan turut menambah semarak kegiatan. Suasana semakin cair ketika Arwana Band tampil menghibur para tamu dan peserta kopdar.

KOPDAR SANTAI, TAPI MOMENTUMNYA BUKAN SEMBARANGAN
Secara resmi, kegiatan tersebut dikemas sebagai ajang silaturahmi dan kopdar menjelang Musda.
Namun, momentum pertemuan yang berlangsung sangat dekat dengan pelaksanaan Musda XI Golkar Sanggau membuat publik mulai bertanya-tanya.
Apakah pertemuan tersebut hanya sebatas silaturahmi dan mempererat komunikasi antarkader? Atau justru menjadi bagian dari komunikasi politik untuk membaca sekaligus memetakan kekuatan menjelang pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Sanggau?
Hingga kegiatan berlangsung, belum ada pernyataan resmi mengenai kesepakatan atau deklarasi dukungan terhadap kandidat tertentu. Karena itu, pertemuan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai bentuk dukungan politik kepada figur tertentu.
Meski demikian, berkumpulnya sejumlah tokoh senior, anggota DPRD, pimpinan partai, serta unsur pemerintahan tentu menjadi pemandangan yang menarik di tengah semakin dekatnya Musda.
ARWANA BAND BIKIN SUASANA MAKIN CAIR
Tak hanya diwarnai pertemuan dan silaturahmi, Kopdar Pra-Musda Golkar Sanggau juga berlangsung meriah.
Arwana Band tampil menghibur para tamu dan peserta. Alunan musik membuat suasana Cafe 180°C semakin hidup dan mencairkan suasana.
Para tokoh, kader, keluarga pimpinan kecamatan dan tamu undangan tampak menikmati momen kebersamaan tersebut.
Kopdar pun tidak sekadar menjadi ajang bertemu, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan dan komunikasi di tengah keluarga besar Partai Golkar Sanggau.
MUSDA XI: SIAPA NAKHODA GOLKAR SANGGAU?
Musda XI menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Kabupaten Sanggau untuk menentukan arah organisasi dan kepemimpinan ke depan.
Menjelang Musda, berbagai pertemuan, komunikasi antartokoh dan silaturahmi politik tentu menjadi bagian dari dinamika internal organisasi.
Kopdar di Cafe 180°C memang berlangsung santai. Musik mengalun, para tokoh berkumpul, dan suasana penuh keakraban.
Namun di balik suasana tersebut, peta politik internal Golkar Sanggau tetap menjadi tanda tanya besar.
Siapa yang mendapat dukungan? Siapa yang memiliki kekuatan di tingkat kecamatan? Dan siapa yang akhirnya akan dipercaya menjadi nakhoda Partai Golkar Kabupaten Sanggau?
Jawabannya akan ditentukan dalam Musda XI Partai Golkar Kabupaten Sanggau.
Publik kini tinggal menunggu. Kopdar boleh santai, tetapi pertarungan menentukan masa depan Golkar Sanggau dipastikan semakin menarik untuk disimak.
Pewarta : Aris
