Melawi, Aktualita.online – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Melawi dinilai semakin memprihatinkan. Meski berulang kali diberitakan dan dikeluhkan masyarakat, aktivitas tambang emas ilegal tersebut masih terus beroperasi seolah kebal hukum.
Beberapa lokasi PETI yang sebelumnya sempat viral di media online, di antaranya di Batu Lintang, Desa Nanga Kayan, Kecamatan Nanga Pinoh, serta Desa Popai, Kecamatan Ella Hilir, disebut hingga kini masih tetap beroperasi tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum setempat.
Warga setempat mengaku aktivitas tersebut sudah berlangsung cukup lama dan terus berulang meski sorotan publik semakin kuat.

“Seharusnya ada tindakan tegas agar aktivitas ilegal ini tidak terus merusak lingkungan dan membahayakan masyarakat,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Ironisnya, saat awak media mencoba meminta konfirmasi terkait penanganan PETI, jawaban yang diberikan justru dinilai saling lempar tanggung jawab.
Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Selasa (19/5/2026), meminta wartawan untuk langsung menanyakan kepada Kasat Reskrim.
“Silakan ditanya langsung ke Pak Kasat Reskrim ya, Pak,” jawab Kapolres singkat.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Melawi, IPTU Yoga Septian, menyebut informasi terkait maraknya aktivitas PETI telah disampaikan ke bagian humas untuk pelaksanaan kegiatan, lalu mengarahkan awak media untuk menghubungi anggota lainnya.
“Sudah saya sampaikan ke humas untuk giatnya, bisa konfirmasi ke Arbain atau Syamsi,” jelasnya melalui pesan singkat.
Sikap saling mengarahkan tersebut memunculkan kesan bahwa persoalan PETI di Melawi belum menjadi perhatian serius, padahal dampak yang ditimbulkan dinilai sangat besar terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Masyarakat menyoroti kerusakan ekologis akibat aktivitas PETI, mulai dari pencemaran sungai yang diduga menggunakan merkuri, kerusakan lahan, hingga potensi konflik sosial di tengah masyarakat.
“Penegakan hukum harus tegas dan jangan tebang pilih. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas,” tegas warga lainnya.
Warga juga berharap Kapolres Melawi menunjukkan ketegasan dalam menjaga keamanan dan menindak segala bentuk aktivitas ilegal yang merusak lingkungan di wilayah hukumnya.
Tim Investigasi
