PS DISOROT! Drum BBM Diangkut Pick Up dan Truk, Dugaan Penampungan Solar Subsidi Diduga Mengarah ke PETI

KALBAR, Aktualita.online — Nama PS kini menjadi sorotan setelah sejumlah warga menyebut dirinya diduga berkaitan dengan aktivitas penampungan dan distribusi BBM yang diduga merupakan solar subsidi.

Temuan tim investigasi Sekalbar News di lapangan memperlihatkan sejumlah drum diangkut menggunakan kendaraan pick-up, sementara di lokasi juga ditemukan kendaraan Mitsubishi Fuso. Dokumentasi tersebut menjadi petunjuk awal yang membutuhkan penelusuran lebih jauh mengenai asal-usul BBM, tujuan pengiriman, serta pihak yang berada di balik aktivitas tersebut.

Persoalannya kini bukan sekadar keberadaan drum.

Siapa pemilik BBM? Siapa yang mengatur pengangkutan? Dari mana solar diperoleh? Kepada siapa BBM tersebut disalurkan? Dan apakah benar ada kaitannya dengan aktivitas PETI?

Sejumlah warga sekitar menyebut aktivitas tersebut diduga berkaitan dengan seseorang berinisial PS.

PS DIMINTA JELASKAN, BUKAN DIAM

Jika PS benar tidak memiliki hubungan dengan aktivitas tersebut, maka publik tentu menunggu penjelasan terbuka.

Sebaliknya, apabila PS memang memiliki hubungan dengan kegiatan penampungan, pengangkutan ataupun distribusi BBM tersebut, maka legalitas dan sumber BBM patut dijelaskan secara terang kepada publik maupun aparat berwenang.

Aktualita.online mempertanyakan:

Apakah PS mengetahui aktivitas pengangkutan drum tersebut?

Apakah kendaraan pick-up dan truk tersebut berkaitan dengan kegiatan yang disebut warga?

Apakah BBM yang ditampung merupakan solar subsidi?

Dari mana BBM tersebut diperoleh?

Siapa pembeli atau pemasoknya?

Ke mana BBM tersebut dikirim?

Dan yang paling serius:

Benarkah BBM tersebut diduga disalurkan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI)?

Pertanyaan tersebut bukan tuduhan. Pertanyaan tersebut merupakan hal yang wajib dijawab apabila PS memang disebut-sebut warga sebagai pihak yang berkaitan dengan usaha tersebut.

JANGAN SAMPAI SUBSIDI NEGARA BERUJUNG KE PETI

Apabila hasil pemeriksaan aparat nantinya membuktikan bahwa BBM tersebut merupakan BBM bersubsidi yang diperoleh, ditampung, diangkut atau diperjualbelikan secara tidak sesuai peruntukannya, maka persoalannya dapat masuk ke ranah pidana berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang minyak dan gas bumi.

Terlebih apabila BBM tersebut benar-benar digunakan untuk menopang aktivitas PETI.

Dalam kondisi demikian, aparat tidak cukup hanya memeriksa orang yang berada di lokasi tambang.

Rantai pasoknya harus dibongkar.

Siapa pemasoknya?

Siapa penampungnya?

Siapa pengangkutnya?

Siapa penerimanya?

Dan siapa yang mendapatkan keuntungan?

PS PUNYA HAK MENJAWAB

Redaksi memberikan ruang kepada PS untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab terkait informasi yang disampaikan warga serta dokumentasi yang diperoleh tim investigasi.

Redaksi juga menegaskan bahwa penyebutan inisial PS dalam pemberitaan ini masih berdasarkan informasi warga dan belum merupakan kesimpulan bahwa PS melakukan tindak pidana.

Namun demikian, apabila memang terdapat aktivitas penampungan dan distribusi BBM sebagaimana dikeluhkan warga, tidak boleh ada pihak yang kebal dari pemeriksaan.

Aparat penegak hukum dan instansi terkait diminta segera menelusuri aktivitas tersebut secara objektif.

Jika PS tidak terlibat, buktikan. Jika ada pihak lain di baliknya, bongkar. Jika BBM tersebut ilegal atau disalahgunakan, tindak sesuai hukum.

Publik tidak membutuhkan rumor.

Publik membutuhkan kepastian.

Dan kini pertanyaannya sederhana:

PS, SIAPA PEMILIK DRUM-DRUM BBM TERSEBUT DAN KE MANA BBM ITU DIKIRIM?

Tim Investigasi

Sorry ye ,,,,,