PMKRI Cabang Pontianak Santo Thomas More Serukan Peringatan May Day 2026

Pontianak, [28/4/2026] – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, PMKRI Cabang Pontianak Santo Thomas More menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi ketenagakerjaan nasional yang dinilai semakin memprihatinkan.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Pontianak Santo Thomas More, Joshierai Omunt P.G, menegaskan bahwa meningkatnya praktik outsourcing, maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK), serta lemahnya perlindungan terhadap pekerja menjadi indikator bahwa kesejahteraan buruh masih jauh dari harapan.

“Situasi ini harus menjadi perhatian serius semua pihak. Kami mendorong mahasiswa dan elemen masyarakat untuk bersatu dalam Aksi Nasional May Day 2026,” ujarnya.

Dalam momentum peringatan May Day tahun ini, PMKRI Cabang Pontianak Santo Thomas More menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

  1. Hapus Outsourcing dan BHL
    Menuntut penghapusan sistem outsourcing dan Buruh Harian Lepas (BHL) guna menjamin kepastian kerja (job security) bagi seluruh pekerja.
  2. Upah Layak
    Mendesak penghapusan sistem upah murah serta penerapan sistem pengupahan yang adil dan layak sesuai kebutuhan hidup.
  3. Cabut UU Cipta Kerja
    Menolak Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang dinilai mempermudah PHK dan melemahkan perlindungan tenaga kerja.
  4. K3 dan Jaminan Sosial
    Menuntut peningkatan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta jaminan sosial yang menyeluruh bagi buruh, sekaligus menghentikan praktik eksploitasi.
  5. Stop Union Busting
    Mengecam segala bentuk intimidasi dan pemberangusan serikat pekerja (union busting) yang menghambat kebebasan berserikat.
  6. Keadilan Sosial
    Mendesak perlindungan khusus bagi buruh perempuan, buruh sektor perkebunan sawit, serta penyelesaian konflik agraria yang merugikan masyarakat pekerja.

Melalui pernyataan ini, PMKRI menegaskan bahwa kesejahteraan pekerja bukanlah beban ekonomi, melainkan fondasi utama bagi pembangunan bangsa yang berkeadilan.

“Perjuangan buruh adalah perjuangan bersama demi masa depan yang lebih adil dan bermartabat,” tutupnya.

Pro Ecclesia et Patria!
Hidup Buruh! Hidup Rakyat!

Pewarta : Lepinus
Media : Aktualita.online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sorry ye ,,,,,